Perancangan Kapal Container 208 Teu Rute Pelayaran Surabaya

KAPAL- Vol. 9, No.2 Juni periode oleng yang paling baik tapi juga terjadi

atau tidaknya deck wetness pada kondisi

perairan Slight Water, Moderate Water, dan

Rough Water dari tiap wave heading yang

ditinjau. Terjadi atau tidaknya deck wetness

dapat diketahui dari animasi pada program

olah gerak kapal yang telah ditentukan dan

perbandingan sudut antara hasil {running|operating|working}

dengan sudut pada midship kapal.

Dari hasil penelitian yang telah penulis

lakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa :

 Didapat desain rencana umum kapal

container 208 teu (gambar terlampir).

 Berdasarkan perhitungan hidrostatik,

dapat diketahui sifat-sifat badan kapal

yang tercelup air atau dengan kata lain

mengetahui sifat karene pada tiap sarat

yaitu tidak mengalami trim haluan

maupun trim buritan pada setiap

pembagian saratnya sampai dengan

tinggi sarat maksimum yaitu 5,5m.

 Berdasarkan perhitungan hambatan,

telah didapat besar hambatan {total|complete|whole}

pada kecepatan maksimum kapal {11|eleven},9

 Untuk perhitungan yang mengacu pada

aturan IMO (International Maritime

Organization), hasil perhitungan secara

 keseluruhan menunjukkan bahwa

stabilitas dari {model|mannequin} kapal dinyatakan

memenuhi standart kriteria yang

 Stabilitas kapal pada 7 kondisi

memenuhi persyaratan “{pass|move|cross}” dan

sesuai dengan nilai displasemen yang

 Berdasarkan perhitungan olah gerak

kapal, simpangan terbesar terjadi pada

saat arah gelombang beam seas atau

Adapun saran penulis untuk penelitian lebih

 Untuk memperbaiki stabilitas kapal,

perlu dilakukan analisa lebih lanjut

agar didapatkan modifikasi yang

 Pada operasional kapal, disarankan

agar mengubah heading yaitu dengan

menghindari wave heading pada

kondisi beam seas atau gelombang dari

 Perlu dilakukan suatu penelitian

lanjutan yang lebih mendetail tentang

analisa performa bentuk lambung

kapal, agar didapatkan hasil yang lebih

akurat pada jenis kapal – kapal lain.

[1] Causer, P, 2000, “Seakeeping {analysis|evaluation}

for preliminary design”, Formation

Design System pty.Ltd. UK.

[2] F.B, Robert, 1988, “Motion In Waves

and Controllability”, Principles of

Naval Architecture Volume III, The

Society of Naval Architects and

[{3|three}] Fyson, J. 1985, Design of Small Fishing

Vessels. Fishing News Book Ltd. UK

[{4|four}] Gulbrandsen, 1982, “Redusing The

Fuel Cost of small Fishing Boat ”,

International Journal, Bay of Bengal

Proggramme Development of small-

Scale Fisheris, Bangladesh.

[5] Guldhammer, 1962, ”FORMDATA”,

Some Systematically Vareid Ship

Form and their Hydrostatic Data,

[6] Harvald, 1978, Resistance and

Propulsion of Ships, John Wiley and

[7] Mulyanto, RB, 1990,”Pengertian

Dasar Besaran- Besaran Kapal”,

Yearbook PI BPPT, Indonesia

[{8|eight}] Nomura, M., and T. Yamazaki. 1977.

International Cooperation Agency.

[9] Rojas, P, 1982, “Some Experimental

Result on the Stability of Fishing

International Conference on the

Stability of Ships and Ocean Vehicles,

[10] Santoso, IGM, Sudjono, YJ, 1983,

Teori Bangunan Kapal, Direktorat

Tinggalkan komentar